Showing posts with label INFO DUNIA. Show all posts
Showing posts with label INFO DUNIA. Show all posts

Wednesday, 28 January 2015

Komet Lovejoy Hasil Jepretan Astronom Amatir Indonesia

Polusi cahaya dan tutupan awan menjadi kendala utama saat harus mengabadikan obyek antariksa yang relatif redup seperti komet Lovejoy. Sejumlah astronom amatir Tanah Air beruntung bisa mengabadikan lawatan sekali seumur hidup komet tersebut.

Salah satu yang berhasil mengabadikan adalah Muhammad Rayhan dari Himpunan Astronom Amatir Jakarta. Ia membidik Lovejoy pada Rabu (7/1/2015) lalu dari Planetarium Jakarta sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Lovejoy tampak sebagai titik dengan pendaran hijau.



Muhammad Rayhan Komet Lovejoy diabadikan dari Planetarium Jakarta pada Rbu (7/1/2015) lalu. Nikon D5100, AF Nikkor 70-300mm f/4-5.6G, Vixen Polarie. 16x30sec, ISO 500, 300mm f/5.6. Darks, Flat, Bias applied in DSS, LR & PS6.

Dari Yogyakarta, astronom amatir Danang D Saputra dari Jogja Astro Club berhasil mengabadikan Lovejoy dua kali. Satu foto dihasilkan dengan kamera dan teleskop, sementara yang lain dihasilkan hanya dengan kamera.

Foto hasil jepretan dengan teleskop adalah hasil pengamatan di markas Jogja Astro Club pada Sabtu (10/1/2015). Sementara foto hasil jepretan kamera saja dihasilkan lewat pengamatan dari rumah Danang di Polowidi, Yogyakarta, pada hari yang sama.

Danang D Saputra Komet Lovejoy yang diabadikan Danang D Saputra dari wilayah Polowidi, Yogyakarta, pada Sabtu (10/1/2014).
Di Bandung, Muflih Arisa Adnan mengabadikan komet Lovejoy dari observatorium Imah Noong di Lembang, Bandung, pada 14 Desember 2014 lalu. Muflih memotret dengan kamera Nikon D5100 yang dipasang ke teleskop Explore Scientific Triplet Appo.

Muflih Arisa Adnan Komet Lovejoy yang diabadikan Muflih Arisa Adnan dari Imah Noong, Lembang, Bandung, pada 14 Desember 2014 lalu.

Terakhir, astronom amatir Juned mengabadikan Lovejoy dari Tangerang Selatan pada Sabtu minggu lalu. Juned mengabadikan Lovejoy yang tampak sebagai titik hijau bersamaan dengan bintang Aldebaran yang menyala merah. Lovejoy diabadikan hanya dengan kamera DSLR.

Juned Penampakan komet Lovejoy yang diabadikan pada Sabtu (10/1/2015) dari Imah Noong, Lembang, Bandung.
Seluruh warga Indonesia berpeluang untuk menyaksikan dan mengabadikan komet Lovejoy. Hingga 4 hari ke depan, Lovejoy akan berada di rasi Taurus. Lovejoy akan menyala hijau, lebih terang dari benda langit lain di rasi itu.

Cara paling mudah mencari Lovejoy adalah menghadapkan kamera ke utara, kemudian mengarahkannya ke atas sekitar 85 derajat. Lovejoy akan berada dalam pandangan mata ketika melihat ke arah tersebut.

Komet Lovejoy ditemukan astronom amatir Australia, Terry Lovejoy, pada 17 Agustus 2014 lewat pengamatan dengan teleskop 0,2 meter Schmidt–Cassegrain. Lovejoy punya nama asli C/2014 Q2, tetapi lebih sering disebut Lovejoy, sesuai nama penemunya.

Terry Lovejoy sendiri sudah menemukan lima komet, salah satunya C/2011 W3, yang juga disebut komet Lovejoy. Penampakan C/2014 Q2 Lovejoy adalah fenomena sekali seumur hidup. Setelah saat ini, komet itu baru akan tampak 8.000 tahun lagi. Jangan lewatkan!

Google Bocorkan Kelemahan Windows 8.1

Google Project Zero menemukan adanya kelemahan dalam sistem Windows 8.1 besutan Microsoft. Kelemahan ini telah dilaporkan pada raksasa software itu. Namun selain melaporkan, ternyata Google juga mempublikasi kelemahan temuannya.

Dilansir KompasTekno dari Engadget, Senin (5/12/2015), kelemahan atau bug yang dipublikasikan tersebut dapat berakibat cukup fatal. Bug ini membuat pengguna dengan akses level bawah bisa menjadi level administrator pada komputer manapun yang menggunakan Windows 8.1. Level administrator membuat pengguna bisa mengakses data-data sensitif pada sistem.

Google bukan sekadar mempublikasikan kelemahan pada Windows 8.1 itu. Publikasi tersebut juga menyertakan sejumlah kode yang dapat dipakai untuk mengeksploitasinya.

Microsoft bereaksi cepat. Bug tersebut memang belum diperbaiki. Namun mereka mempublikasikan bahwa penyerang tetap harus memiliki data-data logon yang valid agar dapat masuk ke dalam sistem yang diincarnya.

Hal ini dapat meminimalisir kerusakan, walau sebetulnya masih ada kemungkinan fatal akibat bug tersebut. “Saat ini kami sedang mengerjakan update keamanan untuk mengatasi masalah perubahan hak akses tersebut,” terang Microsoft dalam pernyataan resminya.

Sebelumnya pada 30 September 2014, Google telah melaporkan soal bug tersebut pada Microsoft. Mereka juga telah menginformasikan tenggat waktu 90 hari untuk menyelesaikan masalah itu.

Publikasi tersebut dilakukan Google tepat setelah tenggat waktu berlalu meskipun Microsoft belum bisa menyelesaikan masalah bug terkait.